menerima seseorang apa adanya adalah langkah awal untuk belajar mengasihi,,menerima dia dan masa lalunya, kesalahan terburuk yg pernah dilakukan, dan juga karakter yang menyatu dengan dirinya,,belajar menjadi teman pendamping dalam proses hidup yang masih panjang,,krn Tuhan berkarya dengan cara yg tak terselami dalam pribadi setiap org,,setiap orang bisa berubah,,selalu tersedia kesempatan kedua,,
Hanya yang berani melangkah yang akan melihat dan merasakan pengalaman baru.. Persoalannya bukan pilihan itu salah atau tidak, tapi adakah iman dan pengharapan dalam menjalani pilihan itu.. Siapa yang salah, Simon Petrus yang hendak berjalan di atas air untuk menggapai Yesus, atau murid2 yang ketakutan di atas perahu?? Yang salah hanyalah ketakutan itu sendiri.. Simon Petrus akhirnya dilanda ketakutan padahal ia mempunyai kesempatan mengalami pengalaman luar biasa berjumpa di atas air dengan Tuan-nya..
Bagiku cukup hanya AnugerahNYA
Gray Point
Diposting oleh agnezmartha di 16.53 Label: hope, Love
Masa yang kusebut dengan " gray point"
Saat ini ku merasakan titik yang berwarna abu-abu,,,tidak berwarna hitam atau putih.
Masa yang tidak mengenakkan, emosi labil, pikiran melayang bersama paus akrobatik menuju rasi bintang yg paling amis, perasaan uncomfortable, dan badan kurang sehat secara rohani.
Tak tau harus berbuat apa, tak tau harus bersikap gimana, dan tak tau harus dimulai dari apa.
Berusaha untuk tenang, berusaha untuk merasakan bahwa tidak terjadi apa2 *menutup mata thdp yg dialami*..
Berusaha untuk menikmati kegiatan hari ini...
Tak nyaman, tak enak, tak tentram, itulah yg dirasakan sekarang...
Sampai kapan??
Puaskah dgn keadaan ini??
Menikmatikah dgn masa2 ini??
EGOIS, SOMBONG, AMARAH, ANGKUH
Tanpa sadar, Semua terbalut kadang tak sempurna dengan sedikit kasih di sana, namu sangat mudah tergerus oleh semua racun itu.
memberi celah kepada 'si jahat' untuk merasuki pikiran
memberi celah kepada ' si jahat' untuk berkuasa dan mengendalikan pikiran
Jangan hanya berdiam diri, atau berlama2 untuk mencari jalan keluar.
Menunggu waktu yg tepat, berusaha sendiri, tanpa meminta bantuan
Semua menunjukkan kesombongan diri, dan tak membutuhkan pertolongan dari siapa pun.
Selesaikan, utarakan segalanya...bicarakan bersama, berpikir dan berkata2 dgn bijaksana.
Bukan berdiam diri, tpi komunikasikan dengan baik agar semua mengerti dan bisa saling membantu
Kondisi tidak bisa mengubah karakter seseorang jika seseorang itu dapat mengkomunikasikan dgn baik, dan bisa mengerti akan keadaan sekitarnya.
All is grace
Diposting oleh agnezmartha di 13.44 Label: grace
Semua adalah anugerah. Semua. Ya Semua.
Menyadari ketidakmampuan untuk menghadapi pergumulan, kelemahan dan ketergantungan pada sesuatu di luar dari batas manusia.
Tak dapat berhenti, atau berbalik..
Berat untuk melangkah, dan meletakkan setiap tapak baru untuk memulai yang baru dan tak pasti.
Enggan untuk berbuat tapi selalu ada yang menggerakkan untuk bertindak.
Berat untuk melangkah, dan meletakkan setiap tapak baru untuk memulai yang baru dan tak pasti.
Enggan untuk berbuat tapi selalu ada yang menggerakkan untuk bertindak.
Menyadari ini semakin jelas adalah ketika jelas-jelas tidak bisa berkeriapan tanpa adanya anugerah itu!
Tawa Tangis Sukacita Dukacita Bahagia Sengsara Kasih Benci
Persahabatan Persaudaraan Cinta..
Medan Positif Medan Negatif
Wangi, bau, segar, indah, cantik, jelek, cerdas, lelet, pintar, bodoh
Bersahabat, dingin, menyenangkan, menjengkelkan, menghangkatkan, membosankan
Bergaya, ketinggalan jaman, eksis, terisolasi, tertutup, terkoneksi
Iman, pengharapan, putus asa, sesak di dada, ceria di wajah, bahagia
apapun itu. warna pastel cerah atau hitam kelabu.
Warna milik kehidupan.
Tak ada satupun yang mampu kuperintah.
Semua adalah anugerah.
Pernahkan saudara berjalan dalam sebuah jalan kehidupan yang tak dipahami tapi bahkan tak memiliki tanda tanya?
Mengusik semua namun seakan tak perlu dipertanyakan
Bukan karena ada jawaban pasti di sana. Tapi karena pasti ada jawaban itu.
Walau kepastian dalam balutan jawaban yang seperti dinanti itu sering tak mudah ditelan pun dimengerti.
Pernahkah saudara berjalan santai di tepian danau berpigura keindahan alam tak terselami....
Kemudian empati luruh ketika menatap yang lain sedang berjalan di jauh sudut-sudut jalanan gelap bising perkotaan yang menghentak dan setiap detik siap menerkam?
Simpati meluap ketika mengharapkan ia mampu menghirup udara segar alam nyaman bersama anda, tapi ternyata ia sedang berjalan terantuk-antuk di bukit-bukit tandus penuh duri dan cadas tajam?
Atau kemudian leher anda mendongak sesaat, namun ternyata sudah terlalu berat untuk turun kembali merendah. dan menemukan dalm diri anda masih ada sisa tatapan empati tapi sudah terlalu melambung tinggi jiwa anda merasa anda lebih baik. Sehingga bertanya bagaimana mungkin hal seperti dia bisa terjadi?
Tanpa perlu melihat kemanapun. Tidak ke atas ke bawah pun ke sekeliling. Hanya berkaca kembali pada diri anda, dan memuja kemolekan yang ditemukan di situ. Memuja hal menarik di sana. Tak punya sisa energi apapun yang cukup untuk menoleh lagi pada orang lain...?
Tanpa sadar, entahkan syaraf di otak anda sedang tidak bekerja sempurna atau sedang berada pada pengaturan "refleks" sehingga dengan mudah melempar bahak tawa menatap mereka yang terjebak dalam lembah kelam pun eksistensi raga yang tak mujarab dan mengganggu! Melempar senyum terheran ketika melihat fenomena tak masuk akal melintas di depan mata saudara sambil mengernyit bertanya keheranan dan mengutuk tak mungkin mau merasa mengalami menghidupi itu!
Meringis gusar ketika tak menemukan sinyal balik baik dari sekeliling anda. Merasa sulit harus berpendar bersama mereka yang tak mampu memecah alam logika dengan baik. Seakan. Merasa gusar harus menarik napas mengeja kembali kata per kata demi sinyal balik didapat. Tapi kemudian berjanji dalam hati tak mau lagi ku lempar sinyal walau barang sedetik pun pada mereka! Terlalu susah. Cukup. Membosankan.
Marah. Menatap emosi negatif diluapkan dia tanpa berpikir panjang. Bertanya mengapa eksistensi ia ada dan menggerayangi helaan napas bahagia orang di sekelilingnya. Congkaknya, bangganya dan memerintahnya dianggap nya baik dan membuatku merasa aku paling baik saat aku ada di oposisi nya. Seratus persen ada di oposisinya dan berjanji tak mau menjelma bak makhluk bernama dia.
Tercekat menelaah setiap warna latar kehidupan orang ketika seakan tak terkoneksi dengan apa yang diucap dan dibuat. Tidak puas akan itu! Ingin tidak percaya padanya, bahkan meninggalkannya karena itu buruk! Terheran mengapa bisa otaknya mengontrol tingkah laku nya sedemikian hebat, bahkan tingkah laku otaknya yang begitu kelam dalam dan dingin membuat beku. Membenarkan diri dalam setiap perbuatan. Yang disambut teriakan dalam hatiku yang bersahut-sahutan ingin memuntahkan protes dan muak atas itu.
Takut. Emosi negatifnya menjadi menular padaku. Buruk nya terpoles di kulitku. Enggan melihat juga menyapa. Keheranan dan menjauh. Seperti mendekat tapi berjanji tak mau jadi bagiannya. Cukup. Aku mau baik.
EGOIS. CONGKAK. AMARAH. KESOMBONGAN. CINTA DIRI.
Semua terbalut kadang tak sempurna dengan sedikit kasih di sana, namu sangat mudah tergerus oleh semua racun itu.
Sampai menyadari aku ADA di posisi mereka sekarang!
Aghhhh!!
Aku bukan lagi menyusuri danau indah tertiup awan sepoi.
Aku di lembah kelam gelap dingin tak bersahabat itu!
Aku mau berlari keluar tapi terikat!
Aku terantuk dan terjatuh berdarah-darah, mau segera ku sembuhkan!!
Tapi jawaban pertolongan tak kunjung ada di sana.
Seakan berkata : Jalani dulu itu. Biar di rasa dulu apa yang mereka rasa.
Teriak menyayat hati ingin berhenti meluapkan emosi negatif buruk seperti dia, segera berhenti! Tolong! Tapi tak kuasa.
Tangisan menjerit ingin menghangatkan dunia bukan membekukan seperti layaknya mereka sering buat! Tapi tak bisa.
Kepala tertunduk malu, leher tak mampu mendongak ketika kemujaraban raga pun pesona aura punah lenyap diganti aroma menusuk yang dihindari orang. Ini bukan aku! Aku tak mungkin seperti ini. Tolong kembalikan aku kembali! Kembaliiiiii.....
Namun seiring lolongan ku hanya terpantul-pantul pada tembok kegelapan gua kosong tak bersahabat.
Merasa tak terkoneksi dengan apapun di sana dan di sini. Oo..Oo.. tunggu dulu!! Di mana semua sambungan itu?? Yang ku jalin payah? Yang ku genggam erat terasa nyaman? Hilang pula..?? Juga...?? Serta....?? Apa...!!??
Bahkan koneksi ku dengan DIA. Yang selalu kunikmati lewat hembusan angin lembut di rona pipi ku, hilang pula! MENGERIKAN! Sungguh itu adalah PUNCAK dari segalanya. Lebih baik aku mati daripada tak merasakan KasihNya! KelembutanNya! SapaanNya! PenguatanNya! Bisikan lembutNya! Atauka sedang berubah bentuknya? Ya pasti! Tak mungkin IA tak ada. Mungkin kurang kuat aku menerobos kegelapan malam dan pekatnya kabut sehingga tak tampak. Sedikit usaha saja lagi pasti ku temukan! Yah, Semangat ku menderu! t a p i ... yang kutemukan justru malam-malam penyiksaan tanpa balutan kehangatannya, pagi kusut mengelupas kering tak bernyawa, siang menyengat dengan angin yang berganti menjadi panas membakar rona pipi yang hangus kehitaman. H I L A N G.
Apa lagi yang harus ku perbuat...?
Terkadang ku rasa angin lembut itu berhembus. Menguatkan. Namun cukup sampai pada titik pengertian ku bahwa IA tetap ada. IA ada. IA dan anugerahNya ada. Cukup. Kekal. Sempurna. Tapi bukan tuk ku foya-foya kan lagi seperti biasa.
Untuk apa??? untuk apa ??
Tak kumengerti!!
Ah....!!!!
Paksa menjejali otak dengan logika bahwa ini tetaplah akan menjadi baik untukmu, nanti. Telan itu dan diam lah! Tapi tak bisa!! Ini terlalu ANEH! Kekosongan yang aneh!
Pertukaran dunia yang ekstrim!
Aku berada di posisi setiap mereka yang ku rasa buruk!
Aku mengaduk rasa yang dimiliki mereka yang selalu ku kutuk!
Aku memanggul raga milik mereka yang selalu hanya cukup ingin ku lirik.
Aku tak memiliki apa yang baik yang pernah ku miliki.
Ganti punya mereka yang seumur hidup tak pernah pikir ku mendamba!
Permainan macam apa ini???
Kehilangan macam apa ini???
Itu pun bahkan tak mampu ku jawab..
Di alur jalan kehidupan yang harus ku tapak ini...
Jalan yang tak pernah ku pahami utuh.
Pernah sedikit, dan itu selalu baik di tepian sedikit itu.
Tapi cuma sedikit ku paham.
Selebihnya hanya rasa tak paham, merindu pulih. Pulih dari sakit yang memakan habis tiap jengkal tulang belulang ku.
Apa yang menjadi maksudMU Wahai Sang Raja Pemilik Hidup....?
.....
sunyi
.....
tak ada jawaban
.....
hanya tersisa keyakinan, walau sedikit.
"...ini untuk menyadarkan mu bahwa semua adalah ANUGERAH. Tak ada satupun yang kau punya di luar tabir ANUGERAH. Tak ada satu hebat kuat mu yang mampu kau rajut di luar ANUGERAH....itu...."
Mampu percaya, berpengharapan, kuat, ceria, sempurna, elok, cerdas, berhikmat, semerbak, tabah, hangat, kreatif, memesona, berakal, bernyawa, bernapas, bergerak, melihat, berputar, menyelam, terbang, HIDUP..! Semua adalah anugerah. Milik Sang Raja. Punya Nya. Ingin Nya. Baik Nya! Bukan karena mu... karena spesial mu atau indah mu... hampa tak bernyawa justru yang kau punya... buta tak berakal justru milik mu... Beku menghancurkan justru natur mu... Panas membakar justru racun mu!
Paham kah kau sekarang nak...?
Pernahkah saudara merasakannya juga?
Rasa yang pernah ku rasa, sedang ku rasa?
Namun tak putus mau ku tunggu hembusan angin damai itu kembali.
Walau tak ada. Tak boleh menyurut ku. Tak boleh menumpulkanku.
Semakin tak bertanda, semakin maju menerobos.
Semakin ditinggalkan dalam malam indrawi Nya, semakin terus tersungkur menyembah.
Itu pun mampu karena anugerah.
Karena Ku ada sebagaimana ku ada karena anugerah
Ku hidup sebagaimana ku hidup hanya karena anugerah-Nya,
Semua adalah anugerah. Ya Semua. Semua!
Behind d' helmet
Diposting oleh agnezmartha di 13.31 Label: Solitude
Naik motor tanpa helm,,itu tidak baik..
tapi taste bakalan berbeda jika aku menemukan sesuatu hal yg istimewa di baliknya
tapi taste bakalan berbeda jika aku menemukan sesuatu hal yg istimewa di baliknya
Selain untuk keselamatn diri,,
tapi bisa menyelamatkan hati untuk dilegakan.. :D
tapi bisa menyelamatkan hati untuk dilegakan.. :D
Tempat fave sementara: di balik helm!!
Di balik helm bsa nyanyi sekuenceng2nya pas perjalanan plg kantor...
Di balik helm bisa securhat-curhatnya sm God. Everything!
Di balik helm bisa nanya se-nanya-nanyanya sama God. Apapun!
Di balik helm, punya waktu 1jam an utk komunikasi bebas hambatan sm Babe JC.
Di balik helm, bisa mengamati pepohonan hijau ku "bertepuk tangan" bg Sang Raja di sepanjang perjalanan..
..dan di balik helm, bisa NANGIS sekenceng2nya dan berlinang se-berlinang2nya curhat sm Jesus. Dan br sj dilakukan.
..yah di balik helm juga bisa tersipu2 malu pas jatuh cinta, tanpa ada yg tau. Tp udh lewat. Haha.
..terimakasih TUHAN, utk waktu-waktu berjumpa Engkau di balik helm ku..
Termehek-mehek
Diposting oleh agnezmartha di 11.26 Label: Thanks
Kmrin banyak hal yang ku dapat..
Kadang aku menyepelekan hal2 sederhana, tapi justru hal-hal kecil itu membuat ku termehek-mehek *betapa indahnya hidup ini dan berharganya*
Pagi hari dah dapat kuliah manajemen perencanaan keuangan pada masa pacaran dan rumah tangga dari kak Golda....mendapatkan ilmu untuk merencanakan sesuatu di masa yg kan datang untuk masa jangka yg panjang..
Wah..ternyata sulit juga untuk merencnakan hal2 tersebut, tapi asal kita mau belajar dan trus belajar, mendengar, dan berkomunikasi dgn baik...
Tapi yg paling membuatQ mkin mellow...
Ketika akan menuju ke Depok, kami berada satu angkot dengan pasangan tuna daksa. Suami istri dan anak yang digendong sang istri,,,,
Awalnya aku hany memeperhatikan sang wanita yg tidak dapat meliat. Dan ia begitu memeluk erat putranya. Berusaha untuk mencuri2 pandang dgn pasangan ini. Terlintas dalam pikiran "bersyukur dgn kesempurnaan yang dibrikan Tuhan padaku"..
Mereka turun dan ternyata suaminy juga memiliki kekurangan. Dan mereka adalah pasangan tuna daksa.
Dalam setiap kekurangan, mereka bisa saling menguatkan, membantu, dan melengkapi..
Kutuliskn sebuah blog untuk mereka, agar ku slalu diingatkan tentang kesempurnaan, dan BERSYUKUR
Syukuri apa yang ada,,,dan belajar untuk mensyukuri
Liatlah keluar bahwa ada orang yg tak seberuntung seperti apa yang kumiliki
Kadang aku menyepelekan hal2 sederhana, tapi justru hal-hal kecil itu membuat ku termehek-mehek *betapa indahnya hidup ini dan berharganya*
Pagi hari dah dapat kuliah manajemen perencanaan keuangan pada masa pacaran dan rumah tangga dari kak Golda....mendapatkan ilmu untuk merencanakan sesuatu di masa yg kan datang untuk masa jangka yg panjang..
Wah..ternyata sulit juga untuk merencnakan hal2 tersebut, tapi asal kita mau belajar dan trus belajar, mendengar, dan berkomunikasi dgn baik...
Tapi yg paling membuatQ mkin mellow...
Ketika akan menuju ke Depok, kami berada satu angkot dengan pasangan tuna daksa. Suami istri dan anak yang digendong sang istri,,,,
Awalnya aku hany memeperhatikan sang wanita yg tidak dapat meliat. Dan ia begitu memeluk erat putranya. Berusaha untuk mencuri2 pandang dgn pasangan ini. Terlintas dalam pikiran "bersyukur dgn kesempurnaan yang dibrikan Tuhan padaku"..
Mereka turun dan ternyata suaminy juga memiliki kekurangan. Dan mereka adalah pasangan tuna daksa.
Dalam setiap kekurangan, mereka bisa saling menguatkan, membantu, dan melengkapi..
Kutuliskn sebuah blog untuk mereka, agar ku slalu diingatkan tentang kesempurnaan, dan BERSYUKUR
Syukuri apa yang ada,,,dan belajar untuk mensyukuri
Liatlah keluar bahwa ada orang yg tak seberuntung seperti apa yang kumiliki
♡ Transforming love ♡
Diposting oleh agnezmartha di 10.37 Label: Love
Sebuah cinderamata yg ku dapat dari GII Semanggi dalam rangka minggu valentine :
Kasih Sejati yang diajarkan oleh Yesus adalah :
Kasih yang UNCONDITIONAL ; I LOVE YOU< EVEN THOUGH.....(Rom 5 :8)
Kasih yang berkorban ; I LOVE YOU, THEREFORE I DIE FOR YOU.. (Yoh 3 :16)
Ekspresi kasih bisa beragam, tergantung dari temperamen dan latar belakang kehidupan individu.
Setiap orang memiliki bahasa kasih yang unik, yang merupakan kombinasi dari lima bahasa kasih :
1. Kata-kata yang membangun
2. Tindakan melayani
3. Pemberian hadiah
4. Menyediakan Ouality time
5. Sentuhan fisik dan kedekatan
( Gary Chapman )
SABAR dan kisahnya
Diposting oleh agnezmartha di 16.14 Label: Patient
Sabar.....menanggung derita...menantikan suatu harapan...
Setiap ku mengingat kata 'sabar'..
kisah lucu dgn seseorang...
di dalam Kereta api ,.... seorang ibu dan anakny yang sedang berpuasa...duduk berhadapan dgn kami yg tidak berpuasa dan mungkin sdg menahan lapar *puasa yg tak direncanakan :D *
Sama2 menguatkan...sama mengingatkan sambil berkata *sabar y!!*
hahahhahahhahaha
Q masih menunggu kisah sang kata 'sabar' lagi di suatu hari
Me, Myself, and I
Total Tayangan Halaman
Popular Posts
-
“The Vow” adalah film drama romantis-keluarga yang sangat baik. Tidak seperti film-film ber- genre drama romantis lain yang terlalu men...
-
menerima seseorang apa adanya adalah langkah awal untuk belajar mengasihi,,menerima dia dan masa lalunya, kesalahan terburuk yg pernah dilak...
-
P erjalanan terus berjalan dan melewati kondisi-kondisi yang baik dan buruk. Sejenak berhenti untuk mengisi kembali yang sempat kosong d...
-
Hari-hari trus berjalan, tanpa henti. Bagaikan bunga rumput tumbuh dan akan terbang bersama angin. Angin yang membawa bunga-bunganya menuju...
-
Sebuah lagu diciptakan, karena sang penulis lagu merasakan, mengalami suatu fase yang menyentuh hati dan pikirannya. dan sang pendengar lagu...
-
Malam terakhir menjadi malam yang sangat kunanti-nantikan. Karena aku akan mendengar dan melihat Pdt. Julianto Simanjuntak membawakan semina...
Followers
Labels
Blogroll
Blogger templates
Powered by WordPress
©
...b d'candle in d'world... - Designed by Matt, Blogger templates by Blog and Web.
Powered by Blogger.
Powered by Blogger.